Kamis, 22 September 2011

tugas resume PRPL

1. Project management

Proses manajemen proyek perangkat lunak dimulai dengan kegiatan project planning (perencanaan proyek). Yang pertama dari aktifitas ini adalah estimation (perkiraan). Estimasi membawa resiko yang inheren (dari diri sendiri) dan resiko inilah yang membawa ketidakpastian. Yang mempengaruhi estimasi :

- Project complexity (kompleksitas proyek)

- Project size (ukuran proyek)

- Struktural uncertainty (ketidakpastian struktural)

Tujuan Perencanaan Proyek Perangkat Lunak :

menyediakan sebuah kerangka kerja yang memungkinkan manajer membuat estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap sumber daya, biaya dan jadwal pada awal proyek yang dibatasi oleh waktu.

Aktifitas Perencanaan Proyek PL

1. Menentukan ruang lingkup PL

2. Mengestimasi sumber daya yang dibutuhkan

RUANG LINGKUP PL

Ruang lingkup PL menggambarkan : fungsi, kinerja, batasan, interface dan reliabilitas.

Fungsi yang digambarkan dlm statemen ruang lingkup dievaluasi untuk memberikan awalan yang lebih detail pada saat dimulai estimasi. Kinerja melingkupi pemrosesan dan kebutuhan waktu respon. Batasan mengidentifikasi batas yang ditempatkan pada PL oleh perangkat keras eksternal, memori atau sistem lain.

Informasi yang dibutuhkan (awal pertemuan antara pelanggan dan pengembang)

* Pertanyaan berfokus pada pelanggan, tujuan keseluruhan serta keuntungan.

- Siapa di belakang permintaan kerja ini?

- Siapa yang akan memakai solusi ini?

- Apakah keuntungan ekonomi dari solusi yang sukses?

- Adakah sumber daya lain bagi solusi ini?

* Pertanyaan yang memungkinkan analis memahami masalah lebih baik dan pelanggan menyuarakan persepsi tentang sebuah solusi.

- Bagaimana Anda (pelanggan) menandai output yg baik yg akan dihasilkan

oleh sebuah solusi yg baik?

- Masalah apa yang dituju solusi ini?

- Dapatkah anda menggambarkan lingkungan dimana solusi akan dipakai?

- Adakah batasan atau isu kinerja khusus yg akan mempengaruhi PL berinteraksi dengan elemen sistem berbasis komputer. Konsep sebuah interface diinterpretasi untuk menentukan:

1. Hardware yg mengeksekusi PL dan device yg dikontrol secara tidak langsung oleh PL

2. Software yg sudah ada dan harus dihubungkan dengan PL yg baru

3. Manusia yg menggunakan PL melalui keyboard atau perangkat I/O lain

4. Prosedur

SUMBER DAYA

1. Manusia

2. Perangkat Lunak

Kategori yg diusulkan BEUNATAN

- Komponen Off-the-self

- Komponen Full-Experience

- Komponen Partial-Experience

- Komponen Baru

3. Lingkungan (Software Engineering Environment - SEE), menggabungkan PL dan Perangkat Keras.

Estimasi biaya dan usaha dapat dilakukan dengan cara :

1. Menunda estimasi sampai akhir proyek.

2. Berdasarkan estimasi pada proyek yg mirip sebelumnya.

3. Menggunakan 'teknik dekomposisi' yg relatif sederhana u/ estimasi biaya dan usaha proyek.

4. Menggunakan satu atau lebih model empiris bagi estimasi usaha dan biaya PL.

Akurasi estimasi proyek PL didasarkan pada :

1. Tingkat dimana perencana telah dengan tepat mengestimasi ukuran produk yg akan dibuat.

2. Kemampuan mengestimasi ukuran ke dalam kerja manusia, waktu kalender, dan dolar.

3. Tingkat dimana rencana proyek mencerminkan kemampuan tim PL.

4. Stabilitas syarat produk serta lingkungan yg mendukung usaha pengembangan PL.

Putnam dan Myers mengusulkan 4 masalah penentuan ukuran :

- Fuzzy-logic sizing (logika kabur)

Perencana harus mengidentifikasi tipe aplikasi, membuat besarannya dalam skala kuantitatif kemudian dibandingkan dengan rentang orisinil.

- Function point sizing

Perencana mengembangkan estimasi berdasarkan karakteristik domain informasi.

- Standard component sizing

PL dibangun dari sejumlah 'komponen standar' yg umum (subsistem, modul, laporan, program interaktif).

- Change sizing

Digunakan jika PL yang ada harus dimodifikasi dengan banyak cara sebagai bagian dari proyek.

Kegagalan Project Perangkat Lunak:

• Kesenjangan dari perencanaan project dan pengawasan adalah penyebab utama kegagalan penjadwalan, biaya, rendahnya kualitas, tingginya biaya pemeliharaan dan tidak berhasilnya project

• Perencanaan awal sangat sulit disebabkan banyaknya kebutuhan yang tidak diketahui

secara pasti

• Perencanaan awal sangat penting sebagai dasar untuk memperbaiki perencanaan selanjutnya

2. System analysis

• Analisis Sistem adalah proses pemecahan masalah yang kompleks menjadi beberapa bagian, memeriksa bagian-bagian dan membangun kembali mereka menjadi suatu keseluruhan menjadi lebih efisien efektif

• Kita mengacu pada proses transformasi yang menambahkan nilai pada input dan menghasilkan output sebagai suatu kemampuan. Anda akan sering mendengar orang menyebut ini sebagai fungsionalitas sistem, sebagian memang benar. Fungsionalitas hanya mewakili TINDAKAN yang akan dicapai; tidak BAGAIMANA CARA YANG BAIK yang ditandai dengan kinerja. Teks ini menggunakan kemampuan sebagai istilah operasi yang mencakup baik fungsi dan atribut kinerja sistem.

• Tugas analis adalah mengidentifikasi rangsangan data, mengikuti urutan pemrosesan yang diaktifkan oleh rangsangan, dan mengidentifikasi hasil urutan pemrosesan. Analis juga harus menentukan jika ada masalah dalam urutan pengolahan dan menentukan, jika mungkin, bagaimana membuat mereka lebih efisien dan efektif.

• Analis sistem adalah orang yang memandu pengembangan sistem informasi.

• Sebagian besar tanggung jawab umum Sistem Analis adalah sbb:

1) Analisis Sistem

2) Analisis dan desain sistem

3) Analisis Sistem, desain, dan pemrograman

Karena berbagai tanggung jawab yang dibutuhkan sebagai seorang analis sistem untuk menangani, dia harus merupakan “multifaceted” dengan beragam keterampilan yang dibutuhkan pada berbagai tahap siklus kehidupan. Selain pengetahuan teknis pengembangan sistem informasi seorang analis sistem juga harus memiliki pengetahuan sebagai berikut:

• Pengetahuan Bisnis

• Keterampilan interpersonal

• Keterampilan pemecahan masalah

3. System design

Dalam sistem desain fungsi desain dan operasi dijelaskan secara rinci, termasuk tata letak layar, aturan bisnis, diagram proses dan dokumentasi lainnya. Output dari tahap ini akan menjelaskan sistem yang baru sebagai koleksi modul atau subsistem.Tahap desain diperlukan sebagai masukan awal persyaratan diidentifikasi dalam dokumen persyaratan disetujui. Untuk setiap persyaratan, satu set satu atau lebih elemen desain akan diproduksi sebagai hasil dari wawancara, lokakarya, dan / atau upaya prototipe.

Desain elemen menggambarkan fitur software yang diinginkan secara detail, dan umumnya termasuk diagram hierarki fungsional, diagram tata letak layar, tabel aturan bisnis, diagram proses bisnis, pseudo, dan diagram hubungan entitas-lengkap dengan data penuh kamus. Unsur-unsur desain dimaksudkan untuk menggambarkan perangkat lunak dalam detail yang memadai bahwa programmer terampil dapat mengembangkan perangkat lunak dengan desain input minimal tambahan.

4. Sytem testing

• Identifier.

• Spesifikasi Kebutuhan.

• Metodologi verifikasi kode.

• Metodologi verifikasi disain.

• Rencana Pengujian

• Fitur dan sisi yang diujikan

• Personal yang bertanggung jawab serta jadual

• Perangkat bantu dan program bantu yang digunakan

• Data pengujian dan instruksi pengujian

• Hasil pengujian yang diharapkan

• Hasil pengujian sesungguhnya, serta analisis.

5. System dokumentation

Salah satu kebutuhan manajemen pengembangan sistem/software. Salah satu media yang merekam kebutuhan user yang akan diimplementasikan dalam bentuk spesifikasi dan instruksi

Keperluan Dokumentasi pada suatu Proyek Pengembangan Sistem:

• Pendefinisian

Tertuang dalam suatu Statement of Work (SOW) yang terdiri dari:

• Pengantar

• Tujuan dan obyektif

• Scope

• Asumsi

• User

• Sumber Daya

• Milestone untuk penjadualan

• Pembiayaan

• Amandemen

• Tanda tangan

Tujuan SOW:

• Menjelaskan biaya dan jadual serta asumsi utama proyek.

• Menjelaskan peranan dan tanggung jawab.

• Mengukuhkan definisi hal yang akan dicapai proyek.

• Mendorong diselesaikannya proyek tersebut, karena adanya kesepakatan tertulis dalam dokumen tersebut.

• Perencanaan

Menyusun Work Breakdown Structure(WBS)

– Daftar rencana kerja yang tersusun berdasarkan dekomposisi fungsional sistem

– Dasar estimasi: alokasi sumber daya, penyusunan jadual, perhitungan biaya.

– Pertimbangan pelaksanaan projek.

Estimasi Pelaksanaan Projek

– Most optimistic

– Most likely

– Most pessimistic

Alokasi Sumber Daya

– Mengatur utilitas/laod kerja dari sumber daya

Perhitungan Biaya

– Biaya dibandingkan dengan yang ada di SOW

Jadual Kerja

– Bart Chart

– Network Diagram (PERT)

Penentuan Resiko

– Menentukan kemungkinan risiko serta dampak dari risiko tersebut proses kritis

• Organisasi

Struktur Team

– Peran, tanggung jawab, hubungan pelaporan

Dokumentasi

– Perangkat dokumen teknis seperti Manual on-line, laporan status dan jadual

Pertemuan

– Status review meeting,

– Checkpoint review meeting,

– Staff meeting.

•Pengawasan

Status Collection dan Assessment

– Data tentang progres pekerjaan menuju milestone

Change Control

– Evaluasi pelaksanaan teknis dan jadual, yang meliputi: perubahan yang terjadi, dampak finasial, cara penanganan, dampak.

Corrective Action

– Revisi pedekatan yang dilakukan untuk pencapaian tujuan sesuai SOW

•Penyelesaian

• Laporan transisi dari perancangan ke implementasi

• Identifikasi unjuk kerja proyek (tingkat keberhasilan yang dicapai)

• Menggambarkan tendensi antar personal yang terlibat

•Leading

• Membuat visi proyek yang jelas

• Efektifitas komunikasi.

• Menjaga motivasi yang tinggi

• Menjaga fokus dan visi.

• Menyediakan lingkungan yang mendukung.

• Mendorong penyusun team.

Senin, 08 Agustus 2011

belum ada judul !!!

akhirnya buka blog lagi, kmren-kmren blog ini hanya buat tugas kuliah sekarang crita-crita yang pernah aku alami akan aku masukkan di blog ini. tapi nanti ya? hahaha ;)

Selasa, 15 Maret 2011

Senin, 14 Maret 2011

resume JARKOM pertemuan 3

1. Apa perbedaan baseband dengan broadband?

2. Kenapa jika switch memakai double cable salah satu port akan di disable, kenapa disable? port mana yang akan disable?

Jawaban :

1. Baseband adalah sebuah metode penggunaan media komunikasi dimana frekuensi yang dilewatkan pada carrier hanya satu buah untuk mentransmisikan data.Merupakan salah satu jenis Local Area Network, yang mana suatu pesan disalurkan dalam bentuk digital pada suatu saluran transmisi diantara mesin-mesin yang dihubungkan dengan kabel koaksial atau kabel twisted pair.Oleh karena itu, dalam satu media tersebut hanya terdapat satu sinyal yang memiliki arti. Salah satu contoh pengguna metode baseband adalah ethernet. Lawan baseband adalah Broadband.

Broadband merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.
Akses internet jalur lebar menjadi pasar yang tumbuh dengan cepat dalam banyak bidang di awal 2000-an; satu penelitian menemukan bahwa penggunaan internet jalurlebar di Amerika Serikattumbuh dari 6% pada Juni 2000 ke nyaris 30% pada 2003. Jalur lebar sering dipanggil internet kecepatan-tinggi, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. DefinisiFCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia. Dalam praktek, jalur yang diiklankan tidak selalu tersedia bagi pelanggan; ISP seringkali memiliki jumlah pelanggan yang lebih banyak dari hubungan yang bisa ditangani, dengan anggapan bahwa seluruh pelanggan tidak menggunakan internet dengan kapasitas penuh dalam waktu yang sama. Strategi ini dapat diterima, namun dengan berkembangnya sistem peer to peer file sharing, seringkali membuat masalah bagi ISP yang memiliki pelanggan lebih dari kapasitas peralatan mereka. Karena lebar jalur yang diberikan kepada pelanggan terus meningkat, pasar dapat mengharapkan bahwa pelayanan video on demand dapat disalurkan melalui internet akan menjadi semakin populer, meskipun begitu saat ini pelayanan tersebut masih membutuhkan jaringan yang khusus. Kecepatan data dalam kebanyakan jasa jalur lebar masih tidak mencukupi untuk menyediakan video berkualitas bagus, karena MPEG-2 masih membutuhkan 6 Mbit/d untuk hasil yang bagus. Format MPEG-4 menghantarkan video kualitas-tinggi pada 2 Mbit/d, di penghujung akhir kemampuan modem kabel dan ADSL sekarang ini. Format Ogg Tarkin diharapkan dapat menghantarkan performa yang setanding.

2. Karena kalau memakai 2 kabel, pada kondisi sama dan address sama di switch terakhir di port, value paling besar akan berjalan dan satu kabelnya akan disable. Bila salah satu kabel rusak karena di gigit tikus maka kabel satunya akan berfungsi. Misal switch tersebut menggunakan port 1 dan port 2 untuk double cable, maka yang di disable adalah port 2 atau port terakhir.

Senin, 28 Februari 2011

Jaringan Komputer

DEFINISI JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu (Wagito, 2005). Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan menggunakan sumber daya jaringan (hardware dan software) ada.

Pengertian Jaringan Komputer

Sebuah jaringan komputer biasanya terdiri dari 2 buah komputer atau lebih dan melakukan data sharing antar komputer. Informasi dan data bergerak melalui media komunikasi. Media komunikasi yang dipakai dalam membuat jaringan komputer antara lain adalah kabel, jaringan telepon, gelombang radio, satelit, bluetooth atau infra merah. Pemakaian media komunikasi ini akan tergantung pada kegunaan dan ukuran jaringan.


TIPE JARINGAN KOMPUTER

Tipe Jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua tipe jaringan, yaitu client-server dan tipe jaringan peer to peer.

1. JARINGAN CLIENT-SERVER

Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan Jaringan Client-Server

* Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
* Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
* Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Kelemahan Jaringan Client-Server

* Biaya operasional relatif lebih mahal.
* Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
* Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

contoh gambar client server:

2. JARINGAN PEER TO PEER

Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan Jaringan Peer To Peer

* Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
* Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
* Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kelemahan Jaringan Peer To Peer

* Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
* Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
* Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
* Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

contoh gambar peer to peer:


MANFAAT JARINGAN KOMPUTER

Sadar atau tidak, manusia saat ini telah menikmati manfaat dari adanya jaringan komputer. Mulai dari kita berkirim uang melalui bank, sampai dengan sarana komunikasi canggih yang sehari-hari telah menjadi kebutuhan manusia saat ini.

Resource Sharing,
Dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama.
Misal: seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.

Reliabilitas tinggi,
Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan.
Misal: Semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.

Menghemat uang
Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar.
Misal: Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer
pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.

Cepat dan Efisien
Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung dengan cepat dan efisien.
Misal: Pengiriman surat tidak perlu lagi menggunakan kertas yang dikirimkan dan sampainya dalam waktu berhari-hari, cukup dengan menggunakan email yang membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.

Real Time
Jaringan komputer bisa memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dengan komunikasi melalui pesan teks, gambar, audio dan video secara langsung atau real time.

Selasa, 17 November 2009

sesi latihan

Valencia Test Session
Day 3 - Positive end to final test of 2009 for Ducati MotoGP TeamNovember 11

The Ducati MotoGP Team completed its final test session of 2009 in positive fashion today as Casey Stoner and Nicky Hayden ended up fastest and third fastest respectively on the time sheets at Valencia.

The pair have been impressed with the updates to their machine brought to the circuit by Filippo Preziosi and the whole team is now looking forward to next season, with preparations due to continue in Malaysia nella during the first week of February.

Nicky Hayden (Ducati MotoGP Team), 3rd; 1’32.805: (48 laps)

“We worked on confirming a few things today and I think we found what we were looking for. I like the changes we’ve introduced to the bike, the power delivery is definitely more progressive although we still need to find the ideal setting for it. I got my lap times down by a couple of tenths today, thanks to the new Bridgestone tyres, which are great. I’m happy – I think we’re on the right tracks and we have had three important days here that should help us make a lot of progress in the next test and close the gap to the front guys down even more. I want to thank the team because it is never easy after a such a demanding season and a long weekend to go testing for three days. So thanks to all my mechanics and to my brother Tommy for being here with me, and everybody working back at Ducati. I think we can all be proud of the progress we have made this season and look ahead to next year in really positive spirits.”

Casey Stoner (Ducati MotoGP Team) 1st; 1’31.899 (35 laps)

“We were able to understand the bike a little better today and the fantastic weather conditions certainly helped. It was a pleasant surprise when we got up this morning and it allowed us to work well. I’m satisfied with this three day test and with the new characteristics of the bike, in particular the extra traction in corner exit. It is still difficult to figure out exactly the best time to open the throttle but we’re getting there and it is a case of more practice and improving the set-up. It is nice to be going into the break in good physical shape, without any injuries to get over like in the past two years, so that we can formulate a physical training programme to be in the best possible shape for next season.”

Lap times Wednesday 11th November

1.Stoner (Ducati) 1.31.899 (25 of 35)
2.Pedrosa (Honda) 1.31.944 (38 of 38)
3.Hayden (Ducati) 1.32.805 (11 of 48)
4.Dovizioso (Honda) 1.32.825 (50 of 51)
5.Melandri (Honda) 1.32.935 (29 of 36)
6.Kallio (Ducati) 1.32.988 (29 of 39)
7.Espargaro (Ducati) 1.33.275 (40 of 55)
8.Capirossi (Suzuki) 1.33.588 (31 of 43)
9.Barbera (Ducati) 1.33.786 (42 of 57)
10.Simoncelli (Honda) 1.33.857 (27 of 35)
11.Bautista (Suzuki) 1.34.163 (16 of 45)
12.Aoyama (Honda) 1.34.821 (45 of 47)
13.Elias (Morwaki-Gresini) 1.39.151 (9 of 12)
Day Two - Stoner & Hayden both in top fiveNovember 10

Casey Stoner and Nicky Hayden ended the second day of testing at Valencia inside the top five fastest riders on track.

Both riders began lapping at around midday because even though the sun was out and the wind had dropped this morning compared to yesterday the track surface was still cold. Stoner finished shortly after 4pm, having set the second fastest lap of the day. As well as continuing to work on new forks and a revised engine configuration, the Australian also tested a new soft rear tyre brought to the circuit by Bridgestone for use by all of the MotoGP riders.

Hayden also continued with a variety of set-up and tyre experiments, completing no fewer than 84 laps and clocking the fifth fastest time.
Nicky Hayden (Ducati MotoGP Team), 5th fastest; 1’32. 981: (84 laps)

“Today we worked mainly on confirming our impressions from yesterday, running some more tests on the new forks and a bunch of other things on the bike set-up and with the new tyres. We have improved a few tenths here and there – the gap to the really fast group is still there but it has been a positive day, we have done a lot of laps and gathered a lot of data. We’ll do some more tests tomorrow on the engine settings and other set-up alterations. We also need to push hard to get the lap times down and close that gap to the lead group.”
Casey Stoner (Ducati MotoGP Team) 2nd fastest; 1’32.195 (44 laps)

“We weren’t able to make much use of the day yesterday because of the high winds but today the conditions were much better. The new engine setting, which I am preferring so far, changes the performance of the bike in different ways, for example in corner exit, so we have to modify the set-up in order to get the most out of it. I also have to get used to it and adapt my riding style accordingly. It probably means I can’t get on the gas as hard and fast out of the corners but can keep it open more further in the corners. We also tried out the new Bridgestone, which seem to work well. In general I’m very pleased with how things are going.”
Ducati MotoGP Team Start Work for 2010

Less than 24 hours after the 2009 season had concluded the Ducati MotoGP Team was back on track at Valencia as Casey Stoner and Nicky Hayden completed their first day of testing for the 2010. Warm sunshine and strong winds welcomed the riders onto the track for the afternoon session, with a full day's work scheduled for Tuesday and another half day on Wednsday, when the track will close at 13:00.

Stoner and Hayden enjoyed a positive day, clocking the fastest and fifth fastest times respectively.
Nicky Hayden (Ducati MotoGP Team), 5th; 1’33.358: (58 laps)

“I was really looking forward to getting back out on track today and starting work on next season. We have a direction to work in and loads of work to do but we made a lot of progress already today. We don't have a lot of tyres available and just worked with two sets - a hard one and a softer one - with very similar times on both that were not far off my qualifying time from Saturday. We tried some engine updates on one of the bikes, some forks and a couple of different settings but this is just the start and it is early to say which is best because the lap times have been very similar. Generally it's been a good first day and I'm happy."
Casey Stoner (Ducati MotoGP Team) 1st; 1’32.660 (32 laps)

“We tried a new engine configuration designed at improving the rideability of the bike and for the moment it is going really well. The feedback is more smooth and we improved traction with the same set-up we used over the weekend, so that is positive. We also tried some different forks and in general I am satisfied. We didn't do many laps today - just tried to make sure we were working in the right direction. I think we are and I can't wait to get back on track tomorrow, when hopefully it won't be as windy."
Today's unofficial lap times

1. Stoner (Ducati) 1.32.660 (22 of 32 laps)
2. Lorenzo (Yamaha) 1.32.685 (40 of 45)
3. Rossi (Yamaha) 1.32.826 (26 of 37)
4. Pedrosa (Honda) 1.33.068 (23 of 31)
5. Hayden (Ducati) 1.33.358 (55 58)
6. Spies (Yamaha 1.33.496 (47 of 50)
7. Dovizioso (Honda) 1.33.675 (38 of 51)
8. Kallio (Ducati) 1.33.726 (41 of 52)
9. De Puniet (Honda) 1.33.775 (49 of 61)
10. Melandri (Honda) 1.33.830 (57of 59)
11. Espargaro (Ducati) 1.33.878 (55 of 63)
12. Edwards (Yamaha) 1.33.929 (28 of 35)
13. Capirossi (Suzuki) 1.34.144 ( 23 of 55)
14. Simoncelli (Honda 1.35.229 (50 of 51)
15. Bautista (Suzuki) 1.35.772 (51 of 52)
16. Barbera (Ducati) 1.36.204 (59 of 63)
17. Aoyama (Honda) 1.37.964 (39 of 40)